• SMA DHAMMASAVANA
  • Jl. Padamulya VI No. 176 B Angke, Tambora, Jakarta Barat
  • sma.dhammasavana@gmail.com
  • 021-6326522
  • Pencarian

Tata Tertib

TATA TERTIB

PESERTA DIDIK SMA DHAMMASAVANA

PENGERTIAN

            Tata tertib peserta didik SMA Dhammasavana adalah ketentuan-ketentuan berupa peraturan-peraturan yang harus ditaati atau dilaksanakan oleh peserta selama menjadi peserta didik di SMA Dhammasavana. Tata tertib berisi kaidah, aturan, dan susunan, tentang kewajiban, larangan, sanksi, dan penghargaan bagi peserta didik di SMA Dhammasavana yang bersifat mengikat agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan menurut aturan dan norma yang berlaku di SMA Dhammasavana dengan tujuan tercapainya hasil belajar yang optimal bagi peserta didik, sesuai dengan visi dan misi sekolah.

 

KEWAJIBAN,  LARANGAN,  SANKSI,  DAN PENGHARGAAN

Kewajiban

Kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan oleh peserta didik. Kewajiban peserta didik yang terdapat dalam tata tertib bagi peseta didik di SMA Dhammasavana memuat  aturan-aturan tentang ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

  1. Melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan dan ketentuan ajaran agama yang dianutnya dan menghormati agama yang dianut orang lain.
  2. Mengikuti pelajaran Agama Buddha yang merupakan landasan dasar sekolah Dhammasavana.
  3. Berperilaku sopan santun, hormat terhadap orang tua, guru, karyawan, dan sesama peserta didik baik di sekolah maupun di luar sekolah.
  4. Mengikuti upacara bendera pada hari Senin dan pada hari-hari besar Nasional lainnya.
  5. Mengikuti perayaan hari-hari besar Agama Buddha bagi yang beragama Buddha.
  6. Membayar uang sekolah paling lambat tanggal 20 pada setiap bulan melalui Virtual Account.
  7. Mengikuti seluruh kegiatan sekolah termasuk kegiatan ekstrakurikuler wajib (Pramuka) dan ekstrakurikuler pilihan sesuai dengan jadwal masing-masing.
  8. Pakaian seragam :
  • Hari Senin berseragam putih-putih, berdasi, bertopi, berkaos kaki putih polos (10 cm di atas mata kaki), bersepatu hitam polos dan bertali hitam serta berikat pinggang hitam.
  • Hari Selasa berseragam putih gajah bawahan celana/rok abu-abu, berdasi, berkaos kaki putih (10 cm di atas mata kaki), bersepatu bebas warna (standar anak sekolah) dan berikat pinggang hitam.
  • Hari Rabu berseragam Pramuka, berkaos kaki hitam polos (10 cm di atas mata kaki), bersepatu hitam polos dan bertali hitam serta berikat pinggang hitam.
  • Hari Kamis berseragam batik sekolah bawahan celana/rok putih, berkaos kaki putih polos (10 cm di atas mata kaki), bersepatu bebas warna (standar anak sekolah) dan berikat pinggang hitam.
  • Hari Jumat berseragam batik bebas bawahan celana/rok abu-abu, berkaos kaki putih polos (10 cm di atas mata kaki), bersepatu hitam polos dan bertali hitam serta berikat pinggang hitam.
  • Berseragam olah raga pada pada saat kegiatan olah raga dilaksanakan.
  • Berseragam upacara lengkap bagi petugas upacara, baju putih berlengan panjang.
  • Bagi pelajar putri rambut bagian belakang harus diikat, poni harus dijepit agar tidak menutupi mata (panjang poni tidak melebihi alis mata).

     9. Proses belajar dan kehadiran di sekolah :

  • Belajar efektif dari hari Senin hingga Jumat.
  • Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan setelah KBM selesai.
  • Belajar dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga selesai, sesuai dengan jadwal sekolah.
  • Remedial dilaksanakan pada saat UAS selesai.
  • Bila peserta didik tidak hadir dan tidak mengikuti KBM di sekolah, maka pada hari pertama masuk sekolah, harus menyerahkan surat keterangan yang sah, yaitu :
  • Keterangan dari orangtua/wali, tentang ketidakhadiran peserta didik karena sakit dan tidak lebih dari 2 hari atau karena halangan lainnya.
  • Peserta didik yang sakit lebih dari 2 hari harus dilengkapi dengan surat keterangan dari dokter.
  • Peserta didik dilarang meninggalkan kelas pada saat jam pelajaran atau KBM berlangsung kecuali ada hal-hal yang urgen atau darurat seizin guru pengajar dan guru piket atau wakasek.
  • Peserta didik dilarang meninggalkan kelas pada saat jam pergantian jam pelajaran kecuali ada hal-hal yang urgen atau darurat seizin guru piket atau wakasek.
  • Bila karena sesuatu hal dan lainnya siswa tidak dapat mengikuti pelajaran selama beberapa hari maksimal 1 minggu harus mengajukan permohonan kepada Kepala Sekolah, dan jika lebih dari 1 minggu permohonan diajukan kepada Yayasan dengan tembusan kepada Kepala Sekolah.
  1. Melaksanakan program 7K : Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Keindahan, Kesehatan, Kekeluargaan dan Kerindangan secara bersama-sama di kelasnya masing-masing dengan koordinasi ketua kelas dan pengurus kelas lainnya.
  2. Membawa perlengkapan dan peralatan belajar sendiri.
  3. Memelihara sarana dan prasarana sekolah dengan sebaik-baiknya.
  4. Menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang.

 

Larangan-larangan ringan dan sanksi.

Larangan-larangan ringan :

  1. Peserta didik (Putri) memakai rok pendek (di atas lutut), pakaian ketat, transparan, kaos kaki pendek, memakai perhiasan yang berlebihan, berkuku panjang dan berkutek, rambut di cat warna, berdandan berlebihan dan rambut terurai.
  2. Peserta didik (Putra) memakai celana sempit atau terlalu longgar dan bagian bawahnya disobek, baju ketat, kaos kaki pendek, memakai perhiasan, berambut panjang melebihi alis mata, setengah kuping dan kerah leher, rambut di cat warna, serta berlebihan.
  3. Memakai kaos yang panjangnya melebihi kemeja sekolah yang dipakai.
  4. Memakai jaket, sweater, atau sejenisnya di lingkungan sekolah kecuali Jas Almamater.
  5. Menggunakan sandal jepit atau sejenisnya ke sekolah.
  6. Memakai pakaian yang bertentangan dengan nilai-nilai budaya Indonesia, tidak sopan meskipun di luar hari belajar.
  7. Membawa barang yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan pelajaran sekolah seperti : buku/majalah porno, komik, vcd/dvd, kaset, benda tajam dan lain-lain kecuali bola dan gitar dapat dititipkan di ruang piket.
  8. Membawa uang berlebihan dari batas keperluan siswa sehari-hari.
  9. Menerima tamu/membawa teman luar ke dalam sekolah, baik pada jam pelajaran atau di luar jam pelajaran tanpa seizin sekolah.
  10. Membuat keonaran atau keributan baik di dalam maupun di luar sekolah.
  11. Bermain bola di dalam kelas maupun di luar kelas (lapangan) selama kegiatan belajar mengajar berlangsung kecuali pada jam pelajaran olah raga.
  12. Meninggalkan jam pelajaran tanpa seizin guru mengajar dan piket atau wakasek.
  13. Membentuk organisasi atau kegiatan lain selain kegiatan OSIS tanpa seizin Kepala Sekolah.
  14. Tanpa sengaja merusak fasilitas sekolah.
  15. Menteror, menakut-nakuti, serta mengancam peserta didik lainnya, terutama kepada adik kelasnya.
  16. Makan-makan di dalam kelas
  17. Menyalakan / memainkan HP di dalam kelas kecuali untuk penunjang pembelajaran.

 

Sanksi :

    Konsekuensi terhadap pelanggaran tersebut di atas, antara lain :

  1. Pemanggilan pertama peserta didik dan dicatat dalam buku kasus sebagai pelanggaran pertama.
  2. Pemanggilan kedua peserta didik dan dicatat dalam buku kasus sebagai pelanggaran kedua.
  3. Pemanggilan ketiga peserta didik dan dicatat dalam buku kasus sebagai pelanggaran ketiga serta panggilan orangtua.
  4. Skorsing 2 sampai 5 hari dan belajar mandiri di perpustakaan karena telah melakukan 5 kali pelanggaran.
  5. Sanksi tulisan.
  6. Handphone disita.
  7. Sandal jepit atau sejenisnya disita.
  8. Dikembalikan ke orangtua.

        Catatan : Dalam keadaan khusus orangtua bisa dipanggil langsung.

 

Larangan-larangan berat dan Sanksi

Larangan-larangan berat :

  1. Merokok, minum-minuman keras, bermain judi/kartu baik di sekolah maupun di luar sekolah.
  2. Terlibat penyalahgunaan obat-obatan terlarang/narkoba baik di sekolah maupun di luar sekolah.
  3. Menyelesaikan masalah dengan kekerasan, seperti perkelahian baik secara perorangan atau perkelompok.
  4. Melakukan tindak kejahatan yang dapat merugikan orang lain, masyarakat maupun perorangan.
  5. Memasuki atau keluar lingkungan sekolah dengan melompat pagar.
  6. Melawan secara kasar/fisik terhadap guru atau karyawan.
  7. Merusak dengan sengaja fasilitas sekolah.
  8. Mencemarkan nama baik guru, sekolah, dan yayasan.
  9. Berbuat asusila di dalam sekolah seperti berpegangan tangan, berpelukan, berpangkuan dan berciuman.
  10. Membawa atau menggunakan senjata tajam, senjata api, dan lain-lain.

 

Sanksi :

Pelanggaran terhadap larangan berat (C) seperti tersebut di atas, orangtua dipanggil, dikenakan skorsing 2 s.d. 5 hari atau dikembalikan kepada orangtua (dikeluarkan) dan harus mengganti semua kerusakan yang disebabkan peserta didik, baik secara perorangan atau bersama-sama, fasilitas atau sarana sekolah yang telah dirusak.

 

Penghargaan

  1. Peringkat 1, 2 dan 3 dari masing-masing tingkatan akan mendapatkan beasiswa berupa pengurangan atau pembebasan uang sekolah yang besarnya akan ditentukan oleh sekolah.
  2. Juara perlombaan tingkat local (kecamatan, kota, provinsi), Nasional dan Internasional baik akademik maupun non akademik akan mendapat sertifikat, piala, atau uang yang besarnya ditentukan oleh sekolah.

 

PENUTUP

            Tata tertib ini wajib diketahui oleh peserta didik, orangtua peserta didik atau wali dan dilaksanakan oleh peserta didik dengan penuh kesadaran, ketaatan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab.

 

            Demikianlah tata tertib peserta didik SMA Dhammasavana ini dibuat, disampaikan, dan disosialisasikan, baik kepada peserta didik maupun kepada orang tua peserta didik atau wali, langsung atau tidak langsung, baik secara tertulis atau secara lisan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan yang berisi kaidah, peraturan, larangan, ataupun sanksi yang wajib ditaati oleh seluruh peserta didik SMA Dhammasavana yang bersifat mengikat.

 

                                                                                Jakarta, 15 Juli 2019

                                                                                Kepala SMA Dhammasavana

                                                                            

 

                                                                               THERESIA EMMY W, S.Pd.

Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Jadwal Mata Pelajaran Lihat Jadwal   Nilai (Otomatis) Lihat Rekap Nilai Gunakan Laptop & Google Chrome untuk view yang maksimal. (Masukkan NIS masing-masing)   Ketuntasan

12/08/2020 22:08 - Oleh Administrator - Dilihat 2196 kali
Ektrakulikuler

SMA Dhammasavana

28/04/2020 13:37 - Oleh Administrator - Dilihat 64 kali
OSIS

SMA Dhammasavana

28/04/2020 13:37 - Oleh Administrator - Dilihat 84 kali
Mars Dhammasavana

Hiduplah sekolah Dhammasavana Tempatku dibina ditempa Belajar bekerja menuntut ilmu dengan setulus hatiku Hiduplah sekolah Dhammasavana selalu siap sedia Belajar bekerja berjuangan berd

28/04/2020 13:26 - Oleh Administrator - Dilihat 83 kali
Sejarah Singkat

LATAR BELAKANG             Berawal dari alm. Bp. Sambas Kartawidjaja yang menginginkan adanya sekolah Buddhis di lingkungan tempat ting

15/03/2020 19:18 - Oleh Administrator - Dilihat 139 kali